Post Page Advertisement [Top]

Sesi foto bersama para pemenang cabang olahraga panjat dinding POMDA DIY di Amikom (2/12).

Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BAPOMI DIY) mengadakan kegiatan Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah 2018 (POMDA 2018) yang akan disusul dengan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional pada 2019 mendatang. POMDA DIY tahun ini telah dilaksanakan pada 26 November - 5 Desember 2018. Ajang ini menyelanggarakan 12 cabang olahraga yang diikuti oleh Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta.

Salah satu cabang olahraganya yaitu panjat dinding. Cabang olahraga ini diadakan di Universitas Amikom Yogyakarta pada 30 November - 2 Desember 2018 lalu. Fatih, Koordinator acara Panjat Dinding POMDA DIY 2018 mengatakan bahwa Amikom mempunyai wall yang bersertifikat Internasional, jadi Amikom yang ditunjuk jadi tuan rumah. Berbeda dengan perguruan tinggi lainnya, kapasitas wall panjat tebing belum memenuhi sertifikasi.

Kegiatan ini dilaksanaan guna memberikan wadah bagi Mahasiswa DIY untuk menyalurkan minat dan bakatnya di berbagai bidang olahraga. “Di setiap perguruan tinggi tentunya ada mahasiswa-mahasiswa yang punya kemampuan, punya kompetensi, punya minat bakat di bidang cabang olahraga tertentu. Itu bagaimana agar mereka punya wadah, punya tempat untuk berkompetisi.” ujar Achmad Fauzi, sebagai salah satu pengurus BAPOMI DIY dan perwakilan Akademisi Universitas Amikom Yogyakarta.

Pada perlombaan ini, panjat dinding putra dimenangkan oleh Fatkur Rozak dari Universitas Respati Yogyakarta, juara kedua dipegang oleh Ladislaus Momtanam dari Sekolah Tinggi Teknologi Nasional, dan juara ketiga Basit Faqihul Ahkam dari Universitas Negeri Yogyakarta. Untuk kategori putri dimenangkan oleh Ayi Muthi Nahdiyanti dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, juara kedua ada Farra Lukita Asyifa dari Universitas Negeri Yogyakarta, dan juara ketiga didapatkan oleh Niken Maulida Sari dari Sekolah Tinggi Teknologi Nasional.

Tentunya banyak pihak mengharapkan terlaksananya berbagai kegiatan olahraga seperti POMDA, KEJURNAS, dan lain sebagainya, khususnya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. “Tentunya kami berharap event cabor di daerah itu setiap tahun ada. Entah nanti penyelenggaraannya itu apakah dari BAPOMI atau mungkin dari persatuan perguruan tinggi. Sehingga mereka yang punya minat bakat di bidang olahraga paling tidak terfasilitasi untuk meningkatkan prestasi mereka.” harap Achmad Fauzi.



Reporter : Rofiatul Azizah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib