Post Page Advertisement [Top]

Sumber : Kumparan

libur/li·bur/ v bebas dari bekerja atau masuk sekolah; (kbbi.web.id) 
Liburan merupakan masa libur, artinya adalah waktu bebas dari bekerja atau masuk sekolah. Biasanya, tujuan utama ketika musim liburan tiba adalah memenjakan diri. Hangout bersama keluarga, teman, sahabat, pacar hingga mantan, pasti menyenangkan untuk mengisi waktu liburan.

Perlu diingat, liburan bukan hanya untuk hura-hura saja. Mungkin untuk beberapa hari saja sudah cukup. Tidak rasional juga, kita hura-hura setiap hari. Dengan status yang kita bawa (akademisi), haruskah kita liburan dengan hal yang begitu saja? Sebenarnya kita bisa melakukan banyak hal yang bermanfaat bukan?

Salah satunya, kita bisa mengimplementasikan ilmu kita kepada masyarakat di daerah asal kalian. Dengan ini, kita juga bisa menambah relasi, orang sekitar kalian juga bisa merasakan ilmu yang telah kalian dapat. Syukur-syukur dengan hasil yang kalian buktikan, bisa mengangkat derajat di mata masyarakat sekitarmu.

Selain itu, kita juga bisa menambah uang tabungan kita di liburan ini dengan bekerja freelance atau parttime, ini juga bisa menambah pengalaman kerja ikut orang lain. Lumayan dapat uang buat bayar SPP.

Atau jika kalian yang berjiwa entrepreneur (mahasiswa Amikom), kita juga bisa membuka usaha sendiri. Cari kesempatan dalam kesempitan, pakai prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dari pebisnis yang ada di sekitar kalian.

Rekomendasi diatas mungkin bisa mengisi waktu liburan kalian kali ini. Namun sebenarnya, jauh-jauh hari seharusnya sudah mempersiapkan plan-plan liburan, atau dari sekarang mulailah nulis rencana apa saja yang terlintas dipikiran kalian. Setelah daftar rencana selesai, selanjutnya kita menghubungi orang-orang yang dapat merealisasikan rencana tersebut.

Nah, setelah salah satu plan kita yang benar-benar deal, disinilah peran hati akan sangat dibutuhkan. kita harus membangun komitmen yang kuat agar nantinya apa yang kita lakukan bisa maksimal. Jika kita sudah menetap pada suatu pekerjaan, maka kita harus menyelesaikannya. Karena sebenarnya keberhasilan itu tidak akan tercapai kalau hanya dilakukan setengah-setengah.

Apa yang kita lakukan sekarang akan menentukan nasib kita di masa depan. Selama kita bisa memilih, maka seyogyanya kita pertimbangkan pilihan itu dengan sebaiknya-baiknya.

Oleh : Adi Ariy 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by LPM JournalColorlib