Login With Google

Battle of Indie Multimedia (BOIM) merupakan sebuah ajang penghargaan bergengsi dalam bidang multimedia di Universitas Amikom Yogyakarta pada Selasa (3/3/2020). BOIM sendiri memiliki tiga kategori karya: TV Commercial, Music Video (MV), dan Indie Movie.

BOIM merupakan ruang ekspresi yang diberikan bagi Mahasiswa. Acara tersebut dilaksanakan dari Selasa hingga Kamis, 2-5 Maret 2020. Tema yang diusung dalam BOIM kali ini yakni “In Visual Market’s Journey. We Stand For”. 

Karya-karya yang terkumpul selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh gabungan juri dari MSV Studio, Dosen, dan Alumni Universitas Amikom Yogyakarta.

Selain dinilai oleh juri, proses penilaian juga dilakukan dengan cara voting. Ada dua cara voting, yakni online dan offline. Untuk voting online akan dilakukan ketika acara pemutaran film (screening) berlangsung. Sementara untuk offline, pengunjung akan disediakan kertas voting oleh panitia.

Salah satu anggota tim produksi Hazard dalam film Rotten, Novaldi Farin mengapresiasi adanya BOIM, namun menyayangkan tempat penayangan screening film yang dinilai kurang tepat.

“Bagus soalnya bisa nambah kreativitas mahasiswa, kalau kekurangannya paling ini sih, screening-nya, bisa dibilang kurang layak buat nonton film,” tutur Novaldi ketika ditemui reporter lpmjournal.id.

Komentar serupa dilayangkan oleh Agnestia, salah satu pengunjung BOIM, yang menilai acara BOIM sangat menghibur sekaligus menjadi wadah kreativitas bagi mahasiswa.

“Bagus buat menghibur teman-teman yang mungkin pada gabut bingung mau kemana. Dan, buat mengembangkan kreativitas mahasiswa pada bidang perfilman atau videografi,” Kata Agnestia. “Harapanya, BOIM agar menjadi acara yang lebih besar dan bagus untuk kedepannya,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya, masalah yang dihadapi panitia berupa susahnya menggaet massa untuk datang ke acara BOIM, seperti yang diungkapkan salah satu panitia.

“Kendalanya cuma satu, ngumpulin massa aja,” ungkap Audia Apridina Alexandra selaku salah satu panitia BOIM.

Sementara hingga saat ini, belum dapat dipastikan total karya yang terkumpul. Hal tersebut lantaran proses pengumpulan karya masih terus diperbaharui hingga Kamis (05/03/2020) esok.

Proses pengumpulan karya sendiri hanya perlu menyiapkan compact disk (CD) kemudian menuliskan nama anggota dan dikumpulkan di ruang Jaringan Alumni Amikom (JALA) yang terletak di besmen IV.

Reporter: Chand, Ersla, Arif
Editor: Ivana

No more articles