Pengabaianterbesar penduduk Amerika adalah kesendirian, bukan kesepian. Marya Mannes,penulis dan kritikus.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Zaman sekarang dalam dunia yang selalu terhubung, kita menemukan kesendirian telah menjadi seni yang mulai hilang. Bahkan, banyak orang menganggap bahwa keinginan untuk menyendiri dicap sebagai orang anti sosial klub, orang yang freak dan orang-orang yang lagi cedih. Tetapi sebenarnya banyak manfaat yang terselubung didalam kesendirian seseorang.
 
Sebelum kita masuk pada apa itu manfaat terselubung dari kesendirian, kita memasuki fase pengertian, yaitu fase dimana kita membahas kesendirian dan kesepian. Kesendirian dan kesepian merupakan dua hal yang berbeda. Namun sering disamakan oleh orang-orang yang tidak mengetahuinya. Padahal, kesepian identik dengan tidak mempunyai tempat untuk berbagi, sedangkan kesendirian merupakan kebutuhan untuk sendiri, dimana sendirimu itu untuk intropeksi diri atau memikirkan hal-hal yang membuatmu bingung di dunia ini.
 
Memang sulit membedakan seseorang sedang kesepian atau menikmati kesendiriannya. Sudah jangan menilai orang lain terus menerus. Memang mengasikkan saat membicarakan orang lain, apalagi menyerang bentuk fisik maupun style. Tertambah bersama teman saat membicarakan orang sampai hari berganti juga gak ada habisnya. Tapi saat kamu pergi kamu bakalan dibicarakan juga, terus seperti itu sampai Setnov miskin. Maka dari itu, tolonglah berhenti menilai orang lain, bayangkan saja saat kamu berkumpul bersama dan tidak membicarakan orang lain kamu masuk surga. Sebaliknya saat kamu membicarakan orang lain, kamu menjadi kafir. Memang kata “kafir” sedang naik daun dan sedang hitz-hitznya tapi ya jangan sampai jadi kafir karena hanya ingin menjadi hits.
 
Nha, sekarang kita berimajinasi. Bayangkan saat itu kamu sedang sendirian, terus melihat cewek cantik yang juga sedang sendirian. Kalau kamu bersama teman-temanmu pasti kamu hanya akan membajul (menggoda) cewek tersebut dan akan membuat si cewek merasa tidak nyaman. Lain hal saat kamu juga sendiri sang cewek juga sendiri. Kalian berkenalan lalu berjalin cinta, memang jodoh ditemukan dengan dua kesendirian. Bukan dari acara Take Me Out lalu putus dengan acara Katakan Putus. Cah Acarapun tidak melakukan hal seperti itu juga hmm.
 
Bayangkan lagi, saat kamu melewati tempat angker, itu juga lebih baik kamu sendiri. Pasalnya kalau sendiri kamu akan merasakan adrenalin ketakutan yang sangat kuat. Lain hal saat kamu bersama teman-temanmu, malahan kalian akan menantang para hantu dengan sombongnya untuk datang.
 
“Love and Horror Always Sell” menjadikanku mengambil contoh diatas. Siapa tau tulisan penulis ini terjual hehe. Oh iya, karena kesendirianmu kamu bisa mendapatkan jodoh serta berkurangnya kadar sombongmu.
 
Namun, tidak asik kalau hanya berimajinasi, ini saya ceritakan pengalamanku saat aku menikmati kesendirian. Selain aku bisa menulis tulisan ini, aku bisa menjadi seorang polisi, warga yang ketilang, pengacara, begal, politikus, kritikus dan aktivis. Aku melakukan itu semua saat aku sendiri di motor yang biasa aja. Entah kenapa saat aku berkendara sendiri aku selalu berdebat dengan polisi, padahal yang memerankan polisi itu aku, namun aku selalu kalah saat berdebat dengan polisi. Memang polisi selalu benar “mengucapkan dengan nada Hifdzi Khoir Stand Up Comedy (mengeden)”.
 
Kesendirian memang sangat ampuh. Bahkan, Nabi kita Muhammad SAW juga menyendiri atau bahasa arabnya Khalwat di Gua Hira untuk menerima wahyu yang disampaikan oleh malaikat.
 
Kesendirian memberikanmu sebuah kesempatan untuk menemukan dirimu. Ketika kamu dalam sebuah perkumpulan atau sedang  berkumpul dengan teman-temanmu, kemungkinan besar kamu akan berfikir seperti kumpulan dari teman-temanmu tersebut. Tidak ada salahnya berkumpul dengan teman-temanmu mengobrol banyak hal. Namun, setelah pembicaraan berhenti dan mulailah menyendiri. Kamu bisa mengumpulkan hal penting yang kalian bicarakan. Kamu bisa menjadi lebih produktif saat kamu sendiri, mungkin tidak semua orang seperti ini. Akan tetapi, saat kamu sendiri kamu akan menjadi tenang dan fokus. Jangan takut sendiri, siapa tau kamu mendapatkan wahyu.

Oleh: Sendy Garjito

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email