lpmjournal.id – Pendaftaran beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) Universitas Amikom Yogyakarta tahun 2019 telah dibuka hingga 12 Juli nanti. Berbeda dengan tahun lalu, pengumpulan berkas mengalami perubahan. Hal ini disampaikan oleh Ainul Yaqin, Staff Bagian Kesejahteraan Mahasiswa dan dosen saat diwawancarai setelah kegiatan sosialisasi beasiswa PPA di Gedung BSC, Senin (8/7/19)

“Tahun ini ada perubahan di pemberkasan. Jika tahun lalu semuanya hardcopy, tahun ini harus discan. Berkas yang ke dikti bentuknya softcopy, sedangkan yang yang hardcopy disimpan oleh kampus masing-masing.” Ujar Ainul.

Ainul mengungkapkan bahwa ada perubahan pada periode penerimaan beasiswa. Penerapan periode beasiswa PPA ini merupakan hak dari Dikti. Tahun lalu, Periode I untuk satu tahun, pada Periode II ada penambahan kuota baru. Tahun ini, Periode I hanya Januari sampai Juni. Periode II dari Juli sampai Desember.

“Tahun depan mungkin berubah, tergantung pembuat kebijakannya.” Kata Ainul.

Ainul mengharapkan terjalinnya hubungan baik antara Amikom dengan pemerintah, sehingga beasiswa akan terus berjalan dan kuotanya semakin bertambah.

“Karena Amikom semakin banyak mahasiswa aktifnya, ditakutkan mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa ini tidak bisa dapat karena kuota yang tidak mencukupi.” Tutup Ainul.

Kuota Beasiswa Menurun

Menurut data yang dihimpun tim Data dan Informasi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Journal, penerima beasiswa PPA dari tahun 2017 mengalami penurunan.  Pada 2017, sebanyak 206 mahasiswa yang menerima beasiswa PPA. Kemudian 2018 sebanyak 153 mahasiswa.

Pada tahun ini kuota penerima beasiswa terjadi penyusutan ke angka 144. Angka tersebut menjadikan Amikom sebagai peringkat ketiga kuota terbesar di Yogyakarta setelah Universitas Islam Indonesia (UII) dengan kuota 254 dan Universitas Sanata Dharma (USD), 196 kuota.

Dwi Rahmawati, mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2018, salah satu pendaftar PPA tahun ini mengungkapkan bahwa ini merupakan peluang yang bagus untuk mahasiswa Amikom yang mencari beasiswa.

“Karena kuota yang lumayan banyak, dan sepertinya ini peluang besar juga buat yang baru semester 2.” Ungkap Dwi.

 

Reporter : Ersla, Difa

Penyunting : Adi

No more articles