Majelis shalawat Universitas Amikom Yogyakarta, Shoutul Muhibbin mengadakan latihan rebana bersama warga Tambak Boyo RT 22 dan santri pada Jum’at (29/3) di mushola Al-Hidayah. Latihan ini berjalan dengan lancar.

Walaupun baru pertama kali mengadakan latihan bersama warga Tambak Boyo RT 22, proses adaptasi sangat cepat. Latihan ini diadakan untuk menyambut acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW   dan Reuni bersama Alumni Shoutul Muhibbin .

“Latihan ini diadakan untuk mengalap berkah  Nabi Muhammad SAW dan merawat budaya yang sudah turun-temurun selama berabad-abad. Untuk latihannya sudah cukup bagus, tapi ya memang harus sering latihan agar lebih bagus lagi kedepannya.” kata Gray selaku promotor Shoutul Muhibin.

Dalam Shoutul Muhibbin ini tidak hanya latihan rebana dan shalawatan, ada juga agenda rutinan baca Surah Yasin dan tahlilan yang diadakan seminggu sekali, setiap Senin pukul 19.00 WIB.

“Kegiatan selain shalawat diadakan di masjid Shirojuddin, acara ini dibuka untuk umum. Bagi temen-temen mahasiswa Amikom yang mau ikut, bisa langsung datang.” ungkap Gray di akhir acara latihan.

Aktifnya majelis shalawat yang sudah vacuum sejak 2013 ini disambut baik dari civitas Amikom. Hal ini bisa dilihat dari antusias mahasiswa yang daftar dan dukungan dari beberapa dosen.

Alhamdulillah hadirnya majlis ini disambut baik oleh civitas kampus Amikom, untuk data anggota yang sudah mendaftarkan diri dan masuk grup WhatsApp saat ini sudah 89 orang dan mungkin akan terus bertambah, pihak lembaga juga sangat mendukung kegiatan ini. Harapan kedepannya semoga majlis yang penuh barokah ini bisa terus dirawat agar tidak vacuum lagi seperti sebelumnya, dan bisa menjadi wadah untuk temen-temen mahasiswa yang memang sangat gandrung dengan shalawatan dan amalan-amalan ahlusunnah wal jamaah.” tutur Gray.

No more articles