Login With Google

LPMJOURNAL.ID – Kongres Nasional Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) ke-XV berlangsung selama enam hari (12-17/02/2020), di Vihara Avalokitesvara, Candi Utara, Polagan, Galis, Pamekasan. 

Kegiatan yang bertajuk “Memperkokoh Militansi Pers Mahasiswa di Bawah Tekanan Oligarki” telah usai dan menghasilkan Sekretaris Jendral (Sekjend) Nasional terpilih: Made Aristya Kerta Setiawan.

Kongres kali ini tidak hanya menentukan siapa pemimpin PPMI untuk periode selanjutnya. Namun, juga diisi beberapa rangkaian acara, seperti lomba vlog dan karya jurnalistik, bincang jurnalistik mengenai bagaimana mestinya pers mahasiswa (Persma) meliput kasus kekerasan seksual, workshop jurnalisme sastrawi dengan menghadirkan Andreas Harsono sebagai pengampu, pameran karya jurnalistik dari tiap-tiap Persma, serta sarasehan dan pentas budaya pada penghujung acara.

Foto bareng terkait surat pernyataan advokasi dari sekjend/perwakilan masing-masing kota pada Minggu (16/02/2020) di aula vihara Avalokitesvara Pemekasan.

Senin (17/02), Made Aristya Kerta Setiawan, Sekjend PPMI Dewan Kota (DK) Bali terpilih sebagai Sekjend Nasional periode kepengurusan 2020/2021 setelah mengalahkan dua kandidat lainnya secara telak dengan perolehan 34 suara. Sementara dua pesaingnya, yakni Zufar dari DK Pekalongan dengan 5 suara dan Yeyen dari DK Kediri 4 suara dari total 43 suara LPM yang memilih.

Dodek sapaan akrab Sekjend, berharap kedepannya PPMI Nasional, bisa menjadi perhimpunan untuk mewujudkan solidaritas antar berbagai Persma se-Indonesia dalam menghadapi represifitas.

“Semoga benar-benar menjadi wadah untuk menyuarakan kebenaran akan Persma. Perhimpunan ini kan dibentuk agar menyambung tali-tali agar kita semakin kuat untuk menghadapi semacam represi yang sering dialami Persma,” harapnya.

Selain itu, Dodek menilai penting untuk meningkatkan mutu jurnalisme dan budaya literasi di kalangan Persma. “Mengembangkan literasi itu sendiri penting. Jadi, ranah advokasi dan ranah literasi itu sama penting,” tuturnya.

Dodek terpilih menggantikan Rahmat Ali atau Maheng dari DK Yogyakarta sebagai Sekjend periode kepengurusan 2019/2020.

Reporter: Adi
Editor: Ivana

No more articles