Login With Google

lpmjournal.id – Pukul 19.00 WIB di Citra II, Universitas Amikom Yogyakarta diadakan Controlling BEM. Kegiatan ini diadakan oleh Senat Mahasiswa (Sema) sesuai dengan fungsinya sebagai pengontrol Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada di Anggaran Rumah Tangga Lembaga Mahasiswa.

Controlling BEM dihadiri oleh pimpinan Lembaga Mahasiswa, namun dari pihak BEM ‘malah’ mangkir di kegiatan tersebut.

Berikut penjelasan Presiden Mahasiswa mengenai penolakan BEM menghadiri Controlling BEM yang diadakan oleh Sema.

Kenapa tidak datang di Controlling BEM yang diadakan Sema?

Minggu-minggu kemarin, BEM sudah menghubungi Sema lewat Menteri secara langsung. Kalo tidak salah, bertemu dengan Rosyid. Kemudian menyampaikan secara kultural bahwa BEM menolak Controlling jika mengundang oleh Himpunan, UKM dan BSO.

Kemudian mereka melakukan musyawarah. Kita tunggu-tunggu, namun tidak ada foll-up hasil musyawarah mereka. Malah menghubungi sekretaris BEM. Kita anggap pembahasan kultural tidak ditanggapi. Kemudian kita bawa ke ranah formal.

Mereka (Sema) kembali mengirim surat resmi, ya kita balas dengan tetap menolak hadiri Controlling BEM. Kita menambahkan note, jika Sema ingin menyelesaikan masalah ini, kami mengajak dialog antara BEM dan Sema. Ternyata tidak ditanggapi, malah mereka bilang “Silahkan datang, kita tunggu”. What happen, gitu kan? dan ternyata undangan sudah disampaikan ke Himpunan, UKM dan BSO.

Alasannya?

AD/ART, ya memang Sema melakukan controlling kepada BEM. Penjelasannya waktu Musyawarah itu Sema membuat kepanitiaan. Yang hadir BEM untuk presentasi dan Senat untuk melakukan controlling, bukan Himpunan, UKM atau BSO.

Sesuai AD/ART, kita profesional menjalankannya. Kita tidak ada masalah ke Himpunan, UKM dan BSO.

Kita tidak menyalahkan organisasi tertentu, tapi jika memang acara dibuat seperti itu, ya kesalahan dari AD/ART. Budaya kita di dua tahun terakhir juga begitu, dan saya yang di BEM juga selalu mempertanyakan, “kenapa seperti ini?”.

Apakah masih menolak hadir jika diadakan Controlling BEM kembali?

Kita menunggu pembahasan masalah ini antara Sema dan BEM. kita berpedoman dengan ART yang sudah disepakati.

Banyak penafsiran, apakah ada kesepakatan di dalam pasal tersebut?

Yang hadir terus di Musyawarah Besar Lembaga Mahasiswa adalah presidium sidang, Haris. Kemudian penjelasannya ya seperti itu, dan saya ingat.

Sebenarnya masalah komunikasi ini sudah selesai antara Sema dan BEM, namun belum terjadi. Kita pengen sesuai AD/ART yang ada.

Dalam permasalahan ini, apa harapan kedepannya?

Mengaharap teman-teman yang saat ini semangat di organisasi dan berlanjut di tahun depan, mereka bisa menyampaikan ide-idenya di Musyawarah Besar Lembaga Mahasiswa. Sebenarnya juga ada poin AD/ART, yang dimana itu masih ada yang tidak satu frequensi di masalah tupoksi masing-masing LM. Ini masih ada di dalam pembicaraan antara Sema dan BEM.

Reporter : Adi 

Editor : Bayu

No more articles